Pages

Minggu, 17 Januari 2010

RUMAH MEZANIN Rancangan Terbangun





Pemilik : Pribadi
Peruntukan : Rumah Tinggal pribadi
Lokasi : Bandung
Luas Lahan : ± 255 m2
Luas Bangunan : ± 162 m2
Perancangan : Januari 2007 – April 2007 (Dezeru Art & Design)
Konstruksi : April 2007 – Juli 2007

Pada bulan Agustus 2009, Dezeru berkesempatan mengunjungi rumah yang telah terbangun ini. Dezeru sangat bersemangat dan takjub melihat desainnya dalam wujud nyata. Berikut foto beberapa bagian rumah. (YTM)
Tampak depan.
Jendela besar dan langit-langit tinggi.
Teras dan Taman belakang.
Tempat penyimpanan peralatan dan pompa serta perletakan tanki air.

Jumat, 15 Januari 2010

RUMAH PERABOT Rancangan Akhir

Pemilik : Pribadi
Peruntukan : Rumah Tinggal pribadi
Lokasi : Jakarta
Luas Lahan : ± 60 m2
Luas Bangunan : ± 81 m2
Perancangan : Agustus – Oktober 2007 (Dezeru Art & Design)
Konstruksi : -
Merupakan pengembangan dari bangunan yang sudah ada, rumah ini dirancang untuk menampung berbagai kegiatan dan beragam kebutuhan penghuni. Ruang dibuat terbuka satu sama lain dan menyatu luar-dalam dengan perabot sebagai pembatas dan penanda.Tampak Depan Bangunan

Sesuai keinginan Pemilik, Lantai Dasar menampung ruang-ruang tempat penghuni rumah banyak berinteraksi dengan orang luar, yaitu Garasi, Ruang Tamu, Ruang Keluarga, Ruang Makan, Dapur dan Kamar Mandi. Dengan luas lahan terbatas, ruang-ruang dibuat terbuka, sehingga Garasi dirubah menjadi Carport, Ruang Tamu digabungkan dengan Teras Depan, serta Ruang Keluarga, Ruang Makan dan Dapur dijadikan satu. Juga terdapat taman basah di depan rumah dan taman kering di belakang rumah. Di Lantai Satu yang merupakan ruang khusus penghuni, Pemilik menginginkan terdapat 1 Kamar Tidur Utama, 3 Kamar Tidur Anak, Ruang Keluarga dan Balkon. Karena terdapat 4 Kamar Tidur, pada lantai ini ditambahkan 1 Kamar Mandi lagi. Ruang Keluarga digabungkan dengan Balkon. Yang juga menampung kegiatan mencuci, menjemur dan menyetrika.Aksonometri Bangunan

Perabot menjadi elemen penting di rumah ini. Selain menjadi penanda kegiatan yang ditampung di satu ruang, perabot juga menjadi pembatas antarruang. Di Lantai Dasar, Ruang Keluarga, Ruang Makan dan Dapur dibedakan oleh perabot yang berbeda. DI Lantai Satu, Kamar Tidur Anak dipisahkan dengan perabot berupa lemari dan tempat tidur.Ruang Keluarga, Ruang Makan, DapurLemari dan Tempat Tidur pembatas Kamar Tidur Anak

Setiap ruang diisi dengan perabot yang diperlukan oleh kegiatan-kegiatan yang diwadahi oleh ruang itu. Misal, di Teras Depan yang menjadi tempat bersantai dan bersosialisasi dengan tetangga serta merangkap Ruang Tamu tempat menerima tamu yang tidak terlalu akrab, terdapat beberapa kursi dan meja. Atau di Kamar TIdur Utama yang menjadi tempat istirahat penghuni, terdapat tempat tidur, laci untuk menyimpan barang-barang pribadi dan lemari pakaian.Teras sekaligus Ruang TamuKamar Tidur Utama

Bukaan ke ruang luar diusahakan selalu ada di setiap ruang. Untuk ruang-ruang yang khusus penghuni, seperti Kamar Tidur, bukaan dibuat sesuai luas ruang, cukup untuk memasukkan udara dan memungkinkan terjadinya pertukaran udara. Untuk ruang-ruang di mana penghuni rumah banyak berinteraksi dengan orang luar, seperti Ruang Keluarga, dibuat bukaan yang sebesar-besarnya, sehingga sewaktu-waktu bisa diperluas ke ruang luar bila ada kegiatan yang melibatkan orang luar. (YTM)Kamar Tidur AnakRuang Keluarga, Teras sekaligus Ruang Tamu, Carport

RUMAH PERABOT Proses Perancangan

Pemilik : Pribadi
Peruntukan : Rumah Tinggal pribadi
Lokasi : Jakarta
Luas Lahan : ± 60 m2
Luas Bangunan : ± 81 m2
Perancangan : Agustus – Oktober 2007 (Dezeru Art & Design)
Konstruksi : -

Seorang teman menghubungi Dezeru di awal Agustus 2007, menyampaikan permintaan saudaranya untuk dibantu merancang rumahnya. Data lahan dan kebutuhan ruang juga disertakan bersama permohonan ini. Karena ini merupakan proyek renovasi, Dezeru meminta tambahan data berupa foto rumah yang akan dirombak. Karena berada di kota yang berbeda, komunikasi dilakukan melalui email.
Setelah mendapat semua data yang dibutuhkan, Dezeru memulai proses perancangan. Dari data yang ada, Dezeru mendapati bahwa lahan yang tersedia cukup kecil sementara kebutuhan ruang cukup banyak. Karena itu Dezeru mencoba memaksimalkan ruang yang ada dengan cara memanfaatkan semua ruang yang terbentuk, bukan hanya secara horisontal tapi juga secara vertikal. Ruang-ruang dibuat dapat menampung berbagai kegiatan yang dapat dilakukan secara bergantian. Ruang-ruang yang bersebelahan dibuat menyatu dengan perabot sebagai batas dan penanda kegiatan yang ditampung. Sirkulasi udara dan cahaya juga menjadi bagian penting dari ruang-ruang yang akan dibuat, dengan membuat ruang dalam yang terbuka ke ruang dalam dan bukaan yang besar. Tampak Depan dibuat sederhana dan sesuai kebutuhan ruang di belakangnya.
Dezeru pun mengajukan gambar denah dan tampak depan kepada Pemilik, disertai dengan penjelasan desain dan kemungkinan tahapan pembangunan untuk menyesuaikan dengan kemampuan Pemilik. Pemilik menyukai gagasan ini. Namun, ada beberapa bagian sedikit dirubah, yaitu pada bagian tangga, dapur serta ruang cuci, jemur dan setrika. Dezeru juga diminta memberikan beberapa rancangan tampak depan sebagai pilihan lain.

Dengan masukan dari Pemilik, Dezeru melakukan beberapa perubahan pada denah dan tampak. Hasil rancangan akhir yang disetujui diserahkan ke pemilik. (YTM)

INTEGRATED SPACE Rancangan Akhir

Penyelenggara : Seri Rumah Ide
Peruntukan : Kamar Mandi untuk tempat tinggal di daerah pegunungan
Ukuran Ruang : 3 m x 4 m
Waktu Sayembara : April 2007 – Juli 2007 (Dezeru Art & Design)

Merupakan dapur dari sebuah rumah mungil, di mana ruang-ruang yang ada terbatas ukurannya. Dapur dibuat dapat mengakomodasi semua kegiatan terkait (integrated) dan lengkap dengan ruang penyimpanan, namun tidak mengurangi ruang (space) untuk fungsi-fungsi lainnya. Merupakan ruang yang menyatukan berbagai fungsi di dalamnya yang dapat digunakan saling bergantian dan atau bersamaan.Perspektif Denah

Ruang dibagi menjadi 4 bagian, yaitu Dapur, Ruang Makan, Ruang Penyimpanan dan Tangga. Dapur sebagai fungsi utama, meliputi ruang untuk penyimpanan bahan makanan & peralatan yang sering digunakan, persiapan memasak, pengolahan makanan, pemasakan, dan pencucian. Ruang Makan sebagai fungsi yang berhubungan erat dengan dapur, dapat berfungsi juga sebagai ruang keluarga dan ruang baca, tempat penghuni dapat berkumpul dan bersantai. Ruang Penyimpanan merupakan fungsi tambahan dari dapur yang cukup penting, berguna untuk menyimpan bahan makanan dan peralatan yang dipakai saat memasak pada saat-saat tertentu dan juga dapat dipakai untuk menyimpan barang-barang lain yang jarang digunakan. Tangga sebagai fungsi sirkulasi yang cukup memakan tempat, dipergunakan juga sebagai tempat penyimpanan untuk dapur dan ruang makan.Dapur, Ruang Makan, Ruang Penyimpanan dan Tangga

Keutuhan (Integrity) dari ruang-ruang tersebut dibuat melalui pemakaian Warna (Colour) dan perletakan Unsur (Element). Terdapat satu dinding dengan warna mencolok untuk menyatukan fungsi-fungsi yang berbeda tersebut, yaitu warna merah yang sekaligus sebagai penggugah selera makan. Juga terdapat satu unsur pengikat yang terdapat di semua fungsi tersebut, yaitu kitchen hood yang menerus dari dapur melalui ruang makan.Dinding satu warna dan Kitchen Hood

Memasak sebagai aktivitas yang terkadang dinilai rumit dan sulit (Complicated) bagi sebagian orang. Dengan penggunaan material yang Rapi (Clean) dan pemilihan bentuk yang Sederhana (Simple), didapatkan suasana pendukung yang akan membuat proses memasak jadi menyenangkan. Material yang dipakai berupa material dengan permukaan halus dan licin, yaitu metal dan kaca. Juga material yang diberi finishing yang halus dan licin, yaitu kayu. Ruang-ruang yang ada dilengkapi dengan perabot yang dibuat dalam bentuk-bentuk geometris sederhana. Di mana setiap ruang dan fungsi yang diwadahi hanya dilengkapi perabot-perabot yang diperlukan saja, sehingga ruang terlihat lebih lega. Misalnya di Ruang Makan hanya terdapat meja, untuk memasak digunakan kompor yang ditanam ke meja. Suasana ruang semakin terasa sederhana dengan penggunaan warna dasar dengan jumlah sedikit dan warna dari material itu sendiri, yaitu coklat dari kayu, perak dari logam, hitam dari meja dapur serta putih, merah dan hijau dari cat. (YTM)Perabot dengan permukaan halus dan licinDapur dengan perabor bentuk geometrisRuang Makan dengan perabot yang diperlukanRuang sederhana dengan warna

INTEGRATED SPACE Proses Perancangan

Penyelenggara : Seri Rumah Ide
Peruntukan : Kamar Mandi untuk tempat tinggal di daerah pegunungan
Ukuran Ruang : 3 m x 4 m
Waktu Sayembara : April 2007 – Juli 2007 (Dezeru Art & Design)


Kompetisi Perancangan Ruang Dalam kedua kami. Diadakan oleh Seri Rumah Ide, buku mengenai Arsitektur dan Ruang Dalam keluaran Imelda Akmal Architecture Writer, merupakan salah satu dari rangkaian Lomba Fasad-Lomba kamar Mandi-Lomba Dapur. Dikerjakan selama sekitar 1 bulan.

Dezeru bertemu untuk bertukar pendapat mengenai dapur dan kecenderungan yang ada. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan di dapur, perletakan dapur, dll. Dezeru melihat bahwa dapur merupakan salah satu fungsi yang sangat penting dalam sebuah rumah, yaitu sebagai tempat memasak makanan bagi penghuni rumah. Untuk memasak makanan diperlukan berbagai peralatan dan bahan makanan dengan jumlah tertentu. Pemakaian peralatan dan bahan makanan yang hanya pada saat-saat tertentu, membuat sebuah dapur memerlukan ruang (space) yang tidak sedikit untuk menyimpan semuanya pada saat tidak dipakai. Padahal dalam sebuah rumah terdapat fungsi-fungsi lain yang juga memerlukan ruang, sehingga kebutuhan ruang penyimpanan itu tidak bisa dipenuhi seutuhnya, terutama pada rumah dengan luasan terbatas.

Beranjak dari pemikiran itu, Dezeru pun mengambil pergantian fungsi dan pemakaian peralatan pada proses memasak sebagai dasar perancangan dapur, dapur yang dapat menampung seluruh kegiatan yang berhubungan dengan pemenuhan salah satu kebutuhan pokok manusia.

Dari konsep yang menjadi dasar perancangan ini, Dezeru menentukan ruang dan kegiatan apa saja yang akan ditampung. Lalu dicari titik temu yang akan mempersatukannya. Dezeru juga menentukan lokasi dapur serta hubungannya dengan ruang dalam lain dan ruang luar. Ukuran ruang telah ditentukan oleh panitia sayembara. (YTM)